bagaimana menurut anda blog saya?

Sabtu, 10 Maret 2012

Cara Merakit PC


Tahapan dalam perakitan PC terdiri dari :
A. Persiapan
B. Perakitan
C. Pengujian
D. Penanganan Masalah

Persiapan

Hal-hal yang terkait dengan Persiapan yaitu :
1. Penentuan Konfigurasi Komputer
2. Persiapan Komponen dan Perlengkapan
3. Pengamanan

Penentuan Konfigurasi Komputer

Penentuan Konfigurasi Komputer berhubungan dengan Penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistim komputer sesuai keinginan kita.

Persiapan Komponen dan Perlengkapan

Persiapan di lakukan terlebih dahulu untuk memudahkan dalam perakitan. Perlengkapan yang di siapkan terdiri dari :
  • Komponen Komputer
  • Kelengkapan komponen seperti : kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
  • Buku manual dan referensi dari komponen
  • Alat bantu berupa obeng pipih dan philips 
Software sistim operasi, Device driver, dan Program aplikasi

Buku manual berfungsi untuk mengetahui diagran posisi dari elemen koneksi dan elemem konfigurasi beserta cara setting jumper dan swicth yang sesuai untuk komputer yang di rakit. Disket a/ CD software berfungsu untuk menginstal sistim operasi, device driver dari piranti, dan progran aplikasi yang selesai di rakit.

Pengamanan

Pengamanan di perlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebih / tumpahan cairan. agar terhindar dari kerusakan  oleh muatan listrik statis dapat di lakukan dengan tidak menyantuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tapi memegang pada badan logam / plastik yang terdapat di komponen.

BERIKUT ADALAH LANHKAHNYA :

Perakitan

Tahapan dalam perakitan adalah sebagai berikut :

1. Penyiapan Motherboard
2. Memsang Prosessor
3. Memasang Heatsink
4. Memasang Modul Memory
5. Memasang Motherboard pada Casing
6. Memasang Power Supply
7. Memasang kabel Motherboard pada Casing
8. Memasang Drive
9. Memasang card Adaptor
10. Penyelesaian Akhir

1. Penyiapan Motherboard

Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper , atur setting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.

2. Memasang Prosessor

Cara memasang prosessor jenis socket dan slot betrbeda jenis socket adalah Sbb :

1. Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok dan di tandai dengan titik, segitiga / lekukan.
2. Tegakan posisi tuas pengunci socket u/ membuka.
3. Masukan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
4. Turunkan kembali tuas prengunci.

Jenis Slot

1. Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard.
2. Masukan pasak kemudian pengumci pasak pada lubang pasak. 
selipkan card prosessur di antara kedua penekan dan tekan hingga tepat masuk pada lubang slot.

3. Memasang Heatsink 

Fungsi Heatsink adalah membuang pnas yang di hasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.

4. Memasang Modul Memory

Modul memory umumnya di pasang berurutan dari nomor socket terkecil. setiap jenis modul memory yakni SIMM, DIMM, dapat di bedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.

5. Memasang Motherboard pada Cassing

 Cara memasang motherboard pada casing adalah sebagai berikut :

1. Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam.lubang untuk dudukan logam (metal spaker) di tandai dengan cincin pada tepi lubang.
2. Pasang dudukan logam / plastik pada try casing sesuai dengan posisi pada setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
3. Tempatkan motherboard pada try casing sehingga kepala dudukan keluar dari lubang pada mloltherboard, pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
4. Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
5. Pasang try casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci denghan sekerup.


6. Memasang Power Supply

Bila power supply belum di sertakan maka cara pemasanganya Sbb:

1. Masukan power supply pada rak bagian belakang casing. pasang ke empat buah sekerup pengunci.
2. Hubungkan konektor power dari power supply ke motherboard. konektor power jenis ATX  hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus di tempatkan bersisian dan di pasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.

7. Memasang kabel Motherboard dan Casing

Langkah-langkahnya yaitu Sbb : 

1. Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard.
2. Psang kabel IDE u/ pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
3. Untuk motherboard non ATX, pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
4. Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalu masukan port konektor yang ingin di psang dan pasang sekerup kenbali.
5. Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka konektor mouse harus di pasang lalu di hubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
6. Hubungkan kabel konektor dari swith di panel depan casing, LED, speaker internal, dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. petiksa diagram mothertboard u/ mencari lokasi konektor yang tepat.




8. Memasang Drive

Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:

1. Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
2. Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
3. Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive.
4. Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
5. Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
6. Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
7. Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
8. Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard
Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.


9. Memasang Card Adapter
Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya. Cara memasang adapter:
1. Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard
2. Pasang sekerup penahan card ke casing
3. Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.


10. Penyelessaian Akhir
 
1. Pasang penutup casing dengan menggeser
2. sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
3. Pasang konektor monitor ke port video card.
4. Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
5. Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
6. Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.

Pengujian

Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:
1. Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.
2. Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.
3. Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.
4. Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.
5. Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.
Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.

Penanganan Masalah

Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan penanganannya antara lain:
1. Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch atau kabel daya belum terhubung.
2. Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum pas ke slot/
LED dari hardisk, floppy atau CD menyala terus disebabkan kesalahan pemasangan kabel konektor atau ada pin yang belum pas terhubung. 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar